Tangis Safeea Pecah Usai El Rumi Lamar Syifa Hadju

Momen Haru di Balik Lamaran El Rumi dan Syifa Hadju

Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti El Rumi dan Syifa Hadju. Pada 2 Oktober 2025, El resmi melamar Syifa dalam suasana romantis di Lauterbrunnen, Swiss, dengan latar pegunungan Alpen yang memukau.

Namun, di balik kebahagiaan itu, ada momen haru yang turut mencuri perhatian. Putri bungsu Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, Safeea Ahmad, diketahui menangis setelah mengetahui sang kakak melamar kekasihnya.


Reaksi Mengharukan Safeea Ahmad

Ahmad Dhani membagikan cerita ini dalam tayangan di kanal YouTube DY TV (9 Oktober 2025). Ia mengungkap bahwa tangisan Safeea bukan karena sedih melihat sang kakak bahagia, melainkan karena perasaan haru dan takut kehilangan sosok yang selama ini dekat dengannya.

“Waktu video call El di Swiss, Feea sempat menangis karena enggak nyangka aja,” ungkap Dhani.

Menurut pentolan Dewa 19 itu, Safeea merasa berat karena dalam waktu dekat akan kembali “kehilangan” sosok kakak laki-laki di rumah. Sebelumnya, sang kakak sulung Al Ghazali juga sudah menikah dengan Alyssa Daguise pada Juni 2025 dan tinggal terpisah.

“Setelah Al keluar rumah, sebentar lagi El juga akan keluar setelah menikah. Jadi Feea merasa sedih karena rumah akan makin sepi,” tambah Dhani.


El Rumi dan Syifa Hadju Siap Naik ke Pelaminan

Lamaran romantis El dan Syifa ini tak hanya menggetarkan hati penggemar, tapi juga mengundang perhatian keluarga besar. Dhani sendiri mengungkapkan bahwa ada kemungkinan pesta pernikahan akan digelar tahun ini juga, menyusul pernikahan sang kakak, Al.

“(Pernikahan) kayaknya tahun ini, tapi belum ada persiapan. Masih nol persen,” ujar Dhani.

Ia juga menyebut, bila diberi kesempatan, dirinya ingin konsep pernikahan El dan Syifa bernuansa royal Javanese — perpaduan elegan antara tradisi dan kemewahan.


Fakta di Balik Cincin Lamaran Mewah

Di sisi lain, Maia Estianty turut mengungkap cerita menarik soal cincin lamaran sang anak. Dalam kanal YouTube Maia Al El Dul TV, Maia menyebut bahwa El sudah menyiapkan cincin tersebut jauh-jauh hari sebelum berangkat ke Swiss.

Proses pemesanan cincin berlian itu berlangsung selama dua bulan, dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Menariknya, El mendapat bantuan dari ayah sambungnya, Irwan Mussry, dalam mencari dan memilih cincin terbaik untuk Syifa. Namun, Maia menegaskan bahwa pembelian cincin tetap dilakukan oleh El sendiri menggunakan uang pribadinya.

“Fun fact-nya, El minta bantuan Daddy (Irwan Mussry) buat cariin cincin, tapi yang beli tetap El sendiri,” kata Maia.


Swiss Jadi Saksi Cinta El dan Syifa

Awalnya, El berencana melamar Syifa di London, kota yang punya banyak kenangan baginya karena pernah menempuh studi di sana selama empat tahun. Namun, ia akhirnya memilih Swiss karena ingin memberikan pengalaman baru yang lebih berkesan bagi sang kekasih.

“Awalnya mau di London, tapi kayaknya banyak yang ngelamar di sana. Swiss lebih dreamy, dan ini pengalaman pertama kami ke sana,” ungkap El.

Pemandangan menakjubkan di Lauterbrunnen pun menjadi saksi cinta keduanya. Foto-foto lamaran yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana hangat, penuh cinta, dan elegan — layaknya kisah romantis dalam film.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *