TikTok Gelar LIVE Series untuk Dorong Kebiasaan Digital Cerdas di Indonesia

AMPMedia – Platform hiburan digital TikTok kembali menghadirkan inisiatif baru bertajuk #PikirDuaKali LIVE Series, sebuah rangkaian sesi interaktif yang mengajak masyarakat membangun kebiasaan digital yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Program ini menyoroti meningkatnya ancaman penipuan online yang marak terjadi di ruang digital Indonesia.

Episode perdana yang tayang pada Sabtu (1/11) membahas berbagai modus penipuan online, karakteristik pelaku, dan langkah pencegahannya. Para narasumber juga memperkenalkan metode 3C: Cek, Cegah, dan Cegat, sebagai panduan praktis yang bisa diterapkan pengguna untuk menjaga keamanan digital.


🔐 Lonjakan Kasus Penipuan Digital, IM3 Ungkap Dua Modus Utama

Di sektor telekomunikasi, IM3 mengungkap bahwa scam dan spam menjadi dua jenis penipuan yang paling sering menargetkan masyarakat Indonesia.
Mulai dari pesan phising, tawaran kerja palsu, hingga skema investasi fiktif.

Hodo Purwoko, VP Head of National Digital Brand Engagement Strategy IM3, menjelaskan bahwa sekitar 65% masyarakat menerima upaya penipuan setiap minggu. Untuk menangani hal ini, IM3 menghadirkan teknologi berbasis AI bernama SATSPAM, yang mendeteksi dan menandai nomor panggilan mencurigakan secara otomatis.

Fitur ini menampilkan indikator warna:

  • Merah → scam
  • Kuning → spam
  • Hijau → nomor aman

SATSPAM bekerja dengan AI dan jaringan 5G sehingga pengguna bisa lebih tenang saat menerima telepon atau SMS yang tidak dikenal.


🛡️ TikTok Perketat Keamanan Platform Lewat Kampanye #PikirDuaKali

TikTok menegaskan bahwa keamanan pengguna menjadi prioritas utama. Melalui kampanye literasi digital #PikirDuaKali, platform tersebut memperkuat pedoman komunitas, moderasi berlapis, dan edukasi publik mengenai bahaya penipuan online.

Menurut TikTok, sepanjang semester pertama 2025, mereka menghapus lebih dari:

  • 25 juta konten pelanggaran,
  • termasuk 232 ribu konten penipuan,
  • dengan 94% dihapus secara proaktif bahkan sebelum dilaporkan pengguna.

Fitur pelaporan juga bersifat anonim, sehingga masyarakat dapat melaporkan tanpa rasa khawatir.


🎥 Kreator Ikut Mengedukasi: Literasi Digital Lewat Konten Ringan

Sebagai bagian dari kampanye, kreator seperti Lianna Nathania (@liannanathania) ikut berpartisipasi menyebarkan edukasi keamanan digital melalui konten kreatif dan mudah dipahami.

Lianna menekankan pentingnya kebiasaan pikir dua kali sebelum membuka tautan atau membagikan informasi. Ia juga mengajak pengguna menerapkan metode 3C untuk menghindari jebakan penipu.


📌 #PikirDuaKali LIVE Series, Edukasi Berkelanjutan dari TikTok

Program #PikirDuaKali LIVE Series merupakan bagian dari komitmen TikTok untuk meningkatkan literasi digital di Indonesia. Program ini mencakup:

  • pusat panduan keamanan,
  • tips pencegahan,
  • akses pelaporan yang terhubung dengan Indonesia Anti-Scam Center,
  • kolaborasi bersama kreator dan pakar keamanan,
  • hingga program edukasi langsung seperti TikTok Goes to Campus.

Episode berikutnya mengangkat tema “Cerdas Bertransaksi, Aman Berinternet” dan akan tayang pada 8 November 2025 melalui TikTok LIVE dan Vidio.


Tutorial Cara Daftar TikTok Affiliate, Tips Cepat Dapat Uang dari Medsos

Platform TikTok menjadi salah satu media sosial yang memiliki paling banyak pengguna di Indonesia. Hal ini menjadi peluang besar bagi kita untuk bisa dapat uang dari media sosial tersebut.

Bagi yang bisa memanfaatkan peluang, TikTok bisa jadi sarana bagi kita mencari penghasilan tambahan, dengan banyak cara hanya dari satu aplikasi tersebut.

Selain menjadi konten creator atau live streamer, ada cara lain untuk menghasilkan uang dari TikTok, yakni menjadi bagian dari TikTok Affiliate.

Sudah banyak yang membuktikan bisa mendapat uang secara rutin dari cara ini. Karena dengan program ini, pengguna, khususnya konten kreator bisa mendapatkan komisi dari produk yang mereka promosikan melalui konten mereka di TikTok.

Keuntungan lain juga bisa didapat oleh penjual, karena produk yang dipromosikan oleh konten kreator atau affiliator berpotensi untuk mendapatkan angka penjualan yang tinggi.

Untuk bisa bergabung menjadi affiliator di TikTok, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini:

1. Masuk ke halaman TikTok Shop Center dan login dengan akun TikTok.
2. Setelah masuk, lengkapi data dan persyaratan yang diminta.
3. Setujui persyaratan afiliasi dengan mengklik “Authorized.”
4. Isi informasi dasar yang diminta, termasuk data pribadi dan verifikasi identitas.
5. Setelah itu, pilih produk yang ingin dipromosikan melalui tautan afiliasi yang tersedia.
6. Jika berhasil, kreator dapat langsung menambahkan produk ke konten TikTok dan mulai mempromosikannya.
7. Komisi dari penjualan produk akan langsung masuk ke akun TikTok Shop dan dapat ditarik melalui rekening bank.

Sementara bagi produsen atau Penjual yang ingin bergabung dalam program TikTok Affiliate juga bisa melakukan pendaftaran dengan cara berikut ini:

1. Masuk ke TikTok Shop Center dan login menggunakan akun TikTok.
2. Setelah login, pilih menu “Program” dan pilih “Program Toko” untuk mengatur program afiliasi.
3. Tentukan komisi yang akan diberikan kepada kreator yang mempromosikan produk.
4. Penjual bisa menetapkan besaran komisi berdasarkan persentase dari harga produk.

Cara Pakai Reels, Fitur Baru Instagram Pesaing TikTok

Instagram merilis fitur baru video pendek yang menyerupai aplikasi milik China, TikTok. Fitur Instagram pesaing baru TikTok ini dinamai Reels.

Reels memungkinkan pengguna membuat video pendek yang digabungkan dengan musik pilihan dan kemudian dapat dibagikan kepada teman, atau pengikut. Video Reels dapat terekam hingga 15 detik serta ada pilihan menambahkan filter dan efek.

Mengutip laporan lifehacker, Reels tidak sama dengan fitur Instagram Stories. Banyak perbedaan di dalamnya.

Reels menawarkan berbagai fitur pengeditan, efek, kontrol kecepatan untuk mempercepat atau memperlambat audio dan video, dan kemampuan untuk menyelaraskan banyak klip untuk transisi yang lebih bersih.

Selain itu hasil kreasi pengguna fitur reels juga dapat dibagikan sehingga orang yang tidak menjadi pengikut Anda dapat melihatnya. Ini menjadi keuntungan bagi orang yang sedang membangun pengikut.

Cara Menggunakan Reels


Pada dasarnya Reels sangat mirip dengan Tiktok, hanya ini dibangun di dalam platform Instagram. Berikut cara menggunakan fitur reels. 

Untuk membuat reel, buka kamera Instagram seperti Anda akan menggunakan Stories. Kemudian pilih Reels. Pada fitur itu bakal terlihat alat pengeditan bertumpuk di sisi kiri layar. Gunakan tombol rekam untuk membuat video. 

Nanti akan terlihat sudah sejauh mana ’15 detik’ Anda terpakai. Jika sudah ketuk panah di bagian bawah saat video Reels Anda siap tayang.

Dari sana, Anda akan diminta dahulu memilih opsi untuk menulis teks, memilih gambar sampul, menambahkan hashtag, dan membagikan video Anda ke Reels (jika akun bukan privasi). Reels kemudian akan muncul dan disimpan pada tab halaman profil, mirip IGTV.

Anda juga dapat mengirim reels sebagai DM atau mempostingnya ke Stories, namun akan hilang setelah 24 jam.

Sedangkan untuk menonton video pengguna lain, ketuk ikon pencarian dan menelusuri video. Dari sana, Anda dapat mengikuti pengguna dan menyukai, berbagi, dan mengomentari reels secara langsung.

Melansir The Verge, fitur ini baru tersedia di sekitar 50 negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris Raya, Jepang dan Australia. Dari pantauan Reels belum tersedia di Indonesia.