Anya Geraldine Ungkap Alasan Tak Mau Menikah Buru-Buru: “Bahagia Bisa dari Banyak Cara”

Aktris sekaligus influencer Anya Geraldine kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan karena proyek terbaru atau gaya glamornya, melainkan soal pandangannya terhadap pernikahan.

Di usianya yang kini menginjak 29 tahun, Anya mengaku sudah mengalami banyak perubahan dalam cara berpikir — terutama soal cinta dan komitmen. Jika dulu ia sempat berkeinginan menikah muda, kini pandangannya justru berbalik.

“Sekarang kan umur aku udah 29, jadi di beberapa tahun itu aku ngerasa ada beberapa pikiran aku yang berubah,” ujar Anya, dikutip dari kanal YouTube Comic 8 Revolution, Senin (13/10/2025).


Lebih Selektif dalam Memilih Pasangan

Anya mengaku kini lebih berhati-hati dalam memilih pasangan. Ia tidak lagi terburu-buru atau merasa harus segera menikah hanya karena tekanan usia atau lingkungan.

“Dulu mungkin aku merasa kalau punya pasangan, hidup akan lebih bahagia karena ada yang sayang dan nemenin. Tapi lama-lama aku sadar, ternyata kebahagiaan bisa datang dari banyak hal lain,” ungkapnya.

Bagi Anya, cinta memang penting, tapi bukan satu-satunya sumber kebahagiaan. Ia belajar untuk menikmati hidup tanpa bergantung pada siapa pun — baik lewat karier, pertemanan, maupun waktu untuk diri sendiri.


Belajar Bahagia Tanpa Bergantung pada Pasangan

Anya menegaskan bahwa kini ia lebih fokus pada kebahagiaan yang bisa diciptakan dari dalam diri.
Menikah bukan lagi tujuan utama, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang sebaiknya dijalani ketika sudah siap secara mental dan emosional.

Pandangan ini banyak disetujui netizen, terutama generasi muda yang mulai melihat pernikahan bukan sebagai keharusan, tetapi sebagai pilihan.
“Self-love dan kebahagiaan pribadi itu penting. Kalau kita bahagia dulu, baru bisa membangun hubungan yang sehat,” tulis salah satu komentar warganet di media sosial.


Pesan Positif dari Anya

Melalui pandangannya, Anya memberi pesan bahwa setiap orang punya timeline-nya sendiri dalam hidup.
Tidak semua harus menikah muda untuk merasa “selesai”. Ada banyak cara untuk tumbuh, bahagia, dan mencintai diri sendiri tanpa terburu-buru.

“Sekarang aku ngerasa, bahagia tuh bisa dari banyak hal — nggak cuma dari pasangan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *