Cara Mengubah URL Login WordPress Tanpa Plugin

Untuk mengubah URL login wordpress tanpa plugin dapat dilakukan dengan cara mengubah file wp-login dan mengubah generate template pada WordPress. Berikut panduan mengubah URL login admin WordPress tanpa plugin selengkapnya. 

Catatan :

Sebeleum mengikuti panduan ini, kami sarankan agar anda melakukan backup website terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

1. Rename file wp-login.php

Silahkan Anda cari menu File manager hosting lalu selanjutnya cari file wp-login.php.

Selanjutnya silahkan anda rename file tersebut sesuai dengan kemauan yang nantinya akan digunakan untuk login ke halaman admin WordPress.

Contoh pada kali ini kami akan mengubah nama wp-login.php menjadi Contoh.php sebagai berikut :

2. Edit file wp-login.php

Setelah berhasil rename file wp-login.php menjadi Contoh.php, silahkan edit file tersebut dengan cara klik kanan edit.

Didalam file Contoh.php terdapat sekitar 12 kata “wp-login.php”. Untuk mempermudah mencari kata wp-login.php Anda dapat menggunakan fitur search dengan cara menekan “CTRL + F” sesuai dengan screenshoot berikut :

Selanjutnya silahkan ubah semua “wp-login.php” menjadi nama file wp-login.php yang sebelumnya sudah di rename.

Pada kali ini kami mengubah menjadi Contoh.php sesuai dengan nama file wp-login.php yang sebelumnya sudah di rename.

3. Edit file general-template.php

Jika sudah selesai mengubah semua kata “wp-login.php” pada file Contoh.php. Silahkan edit file general-template.php pada folder wp-includes sesuai dengan screenshoot berikut:

Pada file tersebut terdapat 5 “wp-login.php” sesuai dengan screenshoot berikut :

Silahkan Anda ubah semua “wp-login.php” menjadi nama file wp-login.php yang sebelumnya sudah di rename. Sebagai contoh kami mengubah menjadi Contoh.php sesuai dengan screenshoot berikut,

masih di file general-template.php, silahkan Anda cari kode berikut,

function wp_login_url( $redirect = ”, $force_reauth = false ) {     $login_url = site_url( ‘Contoh.php’, ‘login’ );

Hapus “Contoh.php”, sehingga menjadi seperti berikut,

function wp_login_url( $redirect = ”, $force_reauth = false ) {     $login_url = site_url( ”, ‘login’ )

Setelah selesai, apabila Anda mencoba akses ke namadomain.com/wp-admin akan kembali ke halaman utama WordPress. Untuk login ke halaman admin, silahkan ketikkan namadomain.com/Contoh.php (silakan ubah Contoh.php dengan nama file wp-login.php yang sebelumnya sudah di rename). 

Selamat Mencoba.

Cara Menghilangkan Powered by WordPress, Gampang!

Pernah merasa terganggu dengan teks bawaan WordPress ini? Ya, selain mengganggu, tulisan ini juga bisa membingungkan pengunjung, menyulitkan personalisasi, dan menunjukkan kesan kurang profesional. Untungnya, ada beberapa cara menghilangkan Powered by WordPress tanpa masalah.

Di artikel ini, kami akan membahas 4 cara menghilangkan teks Powered by WordPress di footer. Tiga cara yang kami bahas bisa untuk semua versi, yaitu menggunakan theme customizer WordPress, plugin, atau file Hypertext Preprocessor (PHP), dan satu cara untuk versi tertentu menggunakan block editor.

Namun, sebaiknya Anda tidak melakukannya dengan mengubah file Cascading Style Sheet (CSS) karena bisa mengganggu search engine optimization (SEO) website Anda.

Setelah menjelaskan langkah-langkah menghilangkan Powered by WordPress, kami juga akan menunjukkan cara mengedit dan menempatkan teks tersebut di kredit Anda.

Bolehkah Menghilangkan Powered by WordPress?

Tentu saja boleh, karena WordPress mengikuti aturan General Public License (GPL/Lisensi Publik Umum). Artinya, Anda bebas memodifikasi content management system (CMS) open-source gratis ini sesuai kebutuhan Anda.

Selain itu, lisensi ini mencakup semua tema WordPress di bawah direktori resmi, baik yang gratis maupun yang premium.

Apakah Powered by WordPress Harus Dihilangkan?

Menghilangkan footer hak cipta WordPress sebenarnya opsional, tapi mungkin perlu karena beberapa alasan, di antaranya:

  • Merapikan desain. Pengunjung mungkin merasa bingung dengan tulisan kredit di website ini, terutama kalau website memiliki hak cipta atau kreditnya sendiri.
  • Keamanan. Kalau tidak ada tulisan copyright, hacker tidak akan tahu apakah Anda menggunakan WordPress atau tidak, sehingga struktur sistem file Anda akan sulit dipahami. Ini tentu akan membantu mengamankan website Anda.
  • Personalisasi. Buat footer kredit atau hak cipta pribadi untuk menunjukkan ciri khas website Anda dan memperkuat branding Anda.

Meskipun demikian, kredit footer default mungkin bisa memberikan kesan bahwa Anda termasuk ke dalam komunitas pengguna tertentu, dan menunjukkan apresiasi kepada developer tema.

4 Cara Menghilangkan Powered by WordPress

Langkah terbaik untuk menghapus kredit di footer WordPress tergantung pada tema website Anda. Tema yang berbeda juga bisa menampilkan teks yang berbeda. Misalnya, tema default akan menampilkan teks Proudly powered by WordPress, sedangkan tema lainnya akan menampilkan teks kredit developernya.

Setelah membackup website, Anda bisa mulai melakukan 4 cara menghilangkan Powered by WordPress di footer di website Anda.

1. Nonaktifkan Pengaturan Tema WordPress

Meskipun ini adalah cara termudah, bukan berarti cara ini bisa cocok dengan semua tema. Misalnya, tema asli WordPress seperti Twenty Twenty atau Twenty Twenty One tidak cocok dengan opsi ini.

Jadi, kalau Anda menggunakan tema default, lanjutkan ke bagian berikutnya.

Buka Appearance → Customize dan cek apakah tema WordPress menawarkan opsi ini. Di bagian Customize, cek pengaturan Widget atau Footer untuk mengecek apakah Anda bisa menghapus kredit di footer.

Misalnya, tema Astra memberikan opsi untuk menghapus kredit defaultnya menggunakan pengaturan tema WordPress. Di bagian pengaturan theme customizer WordPress, klik Footer Builder → Copyright.

Di area ini, hapus seluruh bagian Copyright, ubah, atau hanya hapus bagian kredit. Klik Publish untuk menyelesaikan proses.

2. Gunakan Plugin Penghapus Footer

Opsi lain yang bisa digunakan di banyak tema adalah menggunakan plugin WordPress. Salah satu plugin terpopuler dan cocok untuk berbagai tema adalah Remove Footer Credit. Dengan plugin gratis ini, Anda bisa menghapus atau mengedit kredit di footer tanpa perlu mengutak-atik kode.

Setelah menginstal plugin, ikuti langkah-langkah di bawah untuk menghapus Powered by WordPress atau teks kredit tema:

  1. Buka homepage website dan inspeksi elemennya. Browser memiliki berbagai metode untuk mengakses elemen website. Misalnya, pengguna Google Chrome harus mengklik kanan suatu area, lalu memilih Inspect (Inspeksi). Atau, klik CTRL + SHIFT + I.

2. Salin snippet kode untuk teks kredit footer tema Anda. Agar lebih hemat waktu, langsung klik Select tool di menu bar atas dan pilih teks Proudly powered by WordPress. Tool ini akan otomatis menandai code snippet teks tersebut.

3. Buka Dashboard → Tools → Remove Footer Credit untuk mengakses bagian Settings. Paste snippet kode di bawah Step 1 untuk menghapus kredit di footer website. Klik Save untuk menyelesaikan perubahan. 

Plugin Remove “Powered by WordPress” juga bisa digunakan untuk tema default, dengan langkah-langkah yang lebih mudah. Setelah plugin diinstal, langsung buka theme customizer WordPress dan klik Theme Options. Lalu, klik pada Remove Powered by WordPress untuk menghapus kredit footer ini. 

Selain opsi tersebut, Anda bisa menggunakan plugin page builder seperti Beaver Builder. Gunakan builder drag-and-drop ini untuk mengontrol seluruh layout secara lebih leluasa, termasuk kredit footernya.

3. Menghilangkan Footer WordPress melalui File PHP

Apabila 2 cara di atas tidak berhasil, Anda bisa menghilangkan Proudly powered by WordPress menggunakan PHP tema. Tergantung pada tema yang digunakan, cara ini mengharuskan Anda menghapus kode kredit di file footer.php atau di file site-info.php

Cara Menghilangkan Powered by WordPress, Gampang!

Cara Menghilangkan Powered by WordPress, Gampang!

Pernah merasa terganggu dengan teks bawaan WordPress ini? Ya, selain mengganggu, tulisan ini juga bisa membingungkan pengunjung, menyulitkan personalisasi, dan menunjukkan kesan kurang profesional. Untungnya, ada beberapa cara menghilangkan Powered by WordPress tanpa masalah.

Di artikel ini, kami akan membahas 4 cara menghilangkan teks Powered by WordPress di footer. Tiga cara yang kami bahas bisa untuk semua versi, yaitu menggunakan theme customizer WordPress, plugin, atau file Hypertext Preprocessor (PHP), dan satu cara untuk versi tertentu menggunakan block editor.

Namun, sebaiknya Anda tidak melakukannya dengan mengubah file Cascading Style Sheet (CSS) karena bisa mengganggu search engine optimization (SEO) website Anda.

Setelah menjelaskan langkah-langkah menghilangkan Powered by WordPress, kami juga akan menunjukkan cara mengedit dan menempatkan teks tersebut di kredit Anda.

Bolehkah Menghilangkan Powered by WordPress?

Tentu saja boleh, karena WordPress mengikuti aturan General Public License (GPL/Lisensi Publik Umum). Artinya, Anda bebas memodifikasi content management system (CMS) open-source gratis ini sesuai kebutuhan Anda.

Selain itu, lisensi ini mencakup semua tema WordPress di bawah direktori resmi, baik yang gratis maupun yang premium.

Apakah Powered by WordPress Harus Dihilangkan?

Menghilangkan footer hak cipta WordPress sebenarnya opsional, tapi mungkin perlu karena beberapa alasan, di antaranya:

  • Merapikan desain. Pengunjung mungkin merasa bingung dengan tulisan kredit di website ini, terutama kalau website memiliki hak cipta atau kreditnya sendiri.
  • Keamanan. Kalau tidak ada tulisan copyright, hacker tidak akan tahu apakah Anda menggunakan WordPress atau tidak, sehingga struktur sistem file Anda akan sulit dipahami. Ini tentu akan membantu mengamankan website Anda.
  • Personalisasi. Buat footer kredit atau hak cipta pribadi untuk menunjukkan ciri khas website Anda dan memperkuat branding Anda.

Meskipun demikian, kredit footer default mungkin bisa memberikan kesan bahwa Anda termasuk ke dalam komunitas pengguna tertentu, dan menunjukkan apresiasi kepada developer tema.

4 Cara Menghilangkan Powered by WordPress

Langkah terbaik untuk menghapus kredit di footer WordPress tergantung pada tema website Anda. Tema yang berbeda juga bisa menampilkan teks yang berbeda. Misalnya, tema default akan menampilkan teks Proudly powered by WordPress, sedangkan tema lainnya akan menampilkan teks kredit developernya.

Tips Penting

Sebaiknya backup website Anda lebih dulu sebelum melakukan perubahan untuk mencegah kehilangan data penting kalau mengalami error.

Setelah membackup website, Anda bisa mulai melakukan 4 cara menghilangkan Powered by WordPress di footer di website Anda.

1. Nonaktifkan Pengaturan Tema WordPress

Meskipun ini adalah cara termudah, bukan berarti cara ini bisa cocok dengan semua tema. Misalnya, tema asli WordPress seperti Twenty Twenty atau Twenty Twenty One tidak cocok dengan opsi ini.

Jadi, kalau Anda menggunakan tema default, lanjutkan ke bagian berikutnya.

Buka Appearance → Customize dan cek apakah tema WordPress menawarkan opsi ini. Di bagian Customize, cek pengaturan Widget atau Footer untuk mengecek apakah Anda bisa menghapus kredit di footer.

Misalnya, tema Astra memberikan opsi untuk menghapus kredit defaultnya menggunakan pengaturan tema WordPress. Di bagian pengaturan theme customizer WordPress, klik Footer Builder → Copyright.

copyright astra

Di area ini, hapus seluruh bagian Copyright, ubah, atau hanya hapus bagian kredit. Klik Publish untuk menyelesaikan proses.

mengubah copyright

2. Gunakan Plugin Penghapus Footer

Opsi lain yang bisa digunakan di banyak tema adalah menggunakan plugin WordPress. Salah satu plugin terpopuler dan cocok untuk berbagai tema adalah Remove Footer Credit. Dengan plugin gratis ini, Anda bisa menghapus atau mengedit kredit di footer tanpa perlu mengutak-atik kode.

Setelah menginstal plugin, ikuti langkah-langkah di bawah untuk menghapus Powered by WordPress atau teks kredit tema:

  1. Buka homepage website dan inspeksi elemennya. Browser memiliki berbagai metode untuk mengakses elemen website. Misalnya, pengguna Google Chrome harus mengklik kanan suatu area, lalu memilih Inspect (Inspeksi). Atau, klik CTRL + SHIFT + I.
tool inspeksi
  1. Salin snippet kode untuk teks kredit footer tema Anda. Agar lebih hemat waktu, langsung klik Select tool di menu bar atas dan pilih teks Proudly powered by WordPress. Tool ini akan otomatis menandai code snippet teks tersebut.
snippet kode
  1. Buka Dashboard → Tools → Remove Footer Credit untuk mengakses bagian Settings. Paste snippet kode di bawah Step 1 untuk menghapus kredit di footer website. Klik Save untuk menyelesaikan perubahan. 
menghilangkan kredit footer

Plugin Remove “Powered by WordPress” juga bisa digunakan untuk tema default, dengan langkah-langkah yang lebih mudah. Setelah plugin diinstal, langsung buka theme customizer WordPress dan klik Theme Options. Lalu, klik pada Remove Powered by WordPress untuk menghapus kredit footer ini. 

Selain opsi tersebut, Anda bisa menggunakan plugin page builder seperti Beaver Builder. Gunakan builder drag-and-drop ini untuk mengontrol seluruh layout secara lebih leluasa, termasuk kredit footernya.

3. Menghilangkan Footer WordPress melalui File PHP

Apabila 2 cara di atas tidak berhasil, Anda bisa menghilangkan Proudly powered by WordPress menggunakan PHP tema. Tergantung pada tema yang digunakan, cara ini mengharuskan Anda menghapus kode kredit di file footer.php atau di file site-info.php

Tips Penting

Meskipun Anda bisa mengedit kode tema secara langsung, sebaiknya buat child theme dulu dan lakukan perubahan pada child theme. Dengan begitu, Anda tidak akan menghapus kode yang seharusnya tidak dihapus dan meminimalkan risiko website down.

Ingat, kodenya juga bisa berbeda tergantung pada tema Anda. Jadi, cari saja kode yang menyertakan Powered by untuk menemukan teks tersebut.

Ada 2 cara untuk melakukan perubahan di footer.php atau site-info.php. Cara termudah adalah dengan mengakses Theme Editor di bagian Dashboard → Appearance

Sebagai contoh, kami akan menunjukkan langkah-langkah menghapus teks kredit dari child theme Twenty Twenty One di WordPress. Sebelum memulai, lihat dulu footer website yang menampilkan teks Proudly powered by WordPress.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menghapusnya:

  1. Buka file footer.php di kolom kanan dan cari kode powered by. Hapus kode yang ditandai seperti pada gambar di bawah ini.

2. Klik tombol Update File dan buka homepage website Anda. Teks bawaan WordPress ini pun sudah tidak ada lagi di footer. 

Kalau sudah berhasil melakukan perubahan, salin kode footer dan paste di parent theme. Apabila muncul error, coba ubah kode di child theme lagi. Kode akan terlihat seperti ini setelah Anda menghapus teks tersebut:

<div class="site-info">
     <div class="site-name">
          <?php if ( has_custom_logo() ) : ?>
               <div class="site-logo"><?php the_custom_logo(); ?></div>
          <?php else : ?>
               <?php if ( get_bloginfo( 'name' ) && get_theme_mod( 'display_title_and_tagline', true ) ) : ?>
               <?php if ( is_front_page() && ! is_paged() ) : ?>
<?php bloginfo( 'name' ); ?>
                    <?php else : ?>
                         <a href="<?php echo esc_url( home_url( '/' ) ); ?>"><?php bloginfo( 'name' ); ?></a>
                    <?php endif; ?>
               <?php endif; ?>
          <?php endif; ?>
     </div><!-- .site-name -->
</div><!-- .site-info -->

Perubahan yang dibuat di Theme Editor akan hilang saat Anda memperbarui atau mengganti tema. Untuk menghindari masalah ini, sebaiknya lakukan perubahan di File Manager. Proses mengubah kode akan tetap sama, tapi Anda perlu mengakses file dari folder tema.

Cara mengakses file WordPress buka CPanel → File Manager dan temukan folder tema di bagian public_html → wp-content → themes. Klik folder tema dan temukan footer.php

Cari dan hapus kode Powered by. Lalu, klik Simpan untuk menyelesaikan prosesnya.

Terkadang, tema Anda saat ini tidak memiliki kode Powered by di file footer.php. Kalau demikian, buka template-parts → footer → site-info.php di file tema Anda.

Misalnya, tema Inspiro memiliki kode Powered by di site-info.php, bukan di footer.php.

Hapus kode yang ditandai, dan file site-info.php akan terlihat seperti ini: 

?>
<div class="site-info">
<?php if ( function_exists( 'the_privacy_policy_link' ) ) {the_privacy_policy_link( '', '<span role="separator" aria-hidden="true"></span>' ); } ?>
<span class="copyright">
<span>
<?php esc_html_e( 'Inspiro WordPress Theme by', 'inspiro' ); ?> <a href="<?php echo 'https://www.wpzoom.com/'; ?>" target="_blank" rel="nofollow">WPZOOM</a>
</span>
</span>
</div><!-- .site-info -->

4. Gunakan Block Editor
Cara ini hanya berfungsi di WordPress 5.9, yang menggunakan tema berbasis block. Versi WordPress terbaru ini memperkenalkan block site editor, yaitu fitur yang memungkinkan Anda mengedit footer dengan mudah, termasuk menghilangkan Powered by WordPress.

Buka site editor dengan membuka Appearance → Editor. Anda akan melihat template homepage setelah berada di antarmuka editor. Scroll ke bawah ke area footer untuk menemukan pesan footer tersebut.

Untuk menghilangkannya, cukup klik block untuk teks kredit, lalu toolbar block akan muncul. Klik ikon titik tiga untuk membuka menu bar dan pilih Remove Paragraph.

Klik Save di bagian atas navigation bar dan keluar dari editor.

Jangan Gunakan CSS untuk Menghilangkan Copyright WordPress

Penggunaan display:none sebagai CSS snippet tambahan untuk menghilangkan teks kredit footer bisa membahayakan SEO website. Meskipun cara ini berfungsi, Google mungkin akan mengenali kode CSS tambahan ini sebagai cara untuk menipu ranking mesin pencari. Nantinya, mesin pencari bisa menandai website Anda, yang akan memberikan dampak negatif pada posisi Anda di SERP. 

Selain itu, kode tersebut hanya menyembunyikan kredit footer, bukan menghilangkannya. Jadi, kredit footer tetap terlihat di mesin pencari. Bahkan, snippet kode ini akan memberi tahu mesin pencari kalau Anda menyembunyikan link ke website, yang tentunya dianggap mencurigakan.

Kalau cara di atas tidak berhasil, sebaiknya pilih tema lain atau hubungi tim dukungan.

Cara pasang kode iklan mgid didalam templat blogspot

Untuk kali ini saya mau mencoba untuk sedikit membahas masalah pendapatan lain selain google adsense nih. Secara iseng saja saya mendaftarkan blog sebelumnya kepenyedia situs periklanan sebagai pulisher. MGID saya pilih karena persyaratannya lebih mudah daripada Google Adsense.

Sebagai publisher sudah barang tentu yang diharapkan adalah bisa mendapatkan penghasilan lebih tetapi tentunya blog harus memiliki pengunjung yang sebanyak-banyaknya. Untuk mendapatkan banyak pengunjung perlu perjuangan dan waktu untuk mendatangkan pengunjung. 

Mendapatkan penghasilan dari blog yang lebih besar mungkin sekarang hanya harapan yang semoga kedepannya bisa kenyataan maka dari itu sembari menunggu moment itu saya terus dan terus membuat konten sebisa saya dan untuk mengisi kekosongan pada slot iklan diblog pada saat itu, dan awalnya juga saya tidak yakin bisa diterima sebagai publisher di MGID saya mendaftarkan blog sebelumnya dan ternyata diterima.

Pada awalnya saya bingung karena saya tidak tahu setelah menerima email diterimanya blog saya apa yang harus saya lakukan namun degan tidak putus asa saya pelajari semuanya dan pada akhirnya saya tahu apa yang harus saya lakukan, yaitu memasang kode iklan diblog dengan cara sebagai berikut:

Langkah ini dilakukan setelah mendaftar dan diterima

Buka email buka link menuju Dashboard panduan dan sampel untuk dipelajari

Setelah memahami buka https://dashboard.mgid.com/publisher dan login  

Masukan kepengaturan iklan yang akan diterapkan pada blog dengan buat widget iklan 

Atur Iklan seperti TYPE IKLAN > UNDER ARTICLE WIDGET untuk didalam postingan yang nantinya kode akan dicopykan kedalam templat pada edit HTML > IN-ARTICLE WIDGET sama nantinya akan di copy kedalam edit HTML templat > HEADER WIDGET kode ini diperuntukan untuk diarea header biasanya tidak perlu edit HTML templat tinggal masuk ke TATA LETAK tambahkan GADGET pilih HTML/JavaScript dan copykan kode iklan simpan.> SIDEBAR WIDGET kode iklan diperuntukan dibilah samping blog > HEADLINE IN PICTURE WIDGET tipe kode iklan ini adalah Judul atau tek iklannya ada dalam gambar > MOBILE SITE WIDGET tipe iklan khusus untuk menampilkan iklan di versi mobile atau pada handphone yang akan muncul dibawah layar, untuk pengaturan yang lainnya sudah saya tandai seperti digambar silahkan sesuaikan dengan keinginan Anda, oh ya,,pada pengaturan nomor 7 bila tidak ingin menampilkan nama widget silahkan pilih other namun jangan diisi kosongkan saja.  

Setelah selesai dan sudah sesuai dengan keinginan silahkan klik simpan pada pojok kanan bawah

Kode iklan siap disimpan didalam blog, namun bukan tanpa masalah pada saat saya ingin menyimpan kode iklan pada edit templat HTML kode templat ditolak dan kode MGID pun tidak bisa disimpan, sempat bingung namun ini pernah saya alami sebelumnya akhirnya saya cari-cari bantuan di Google beberapa cara saya coba namun gagal dan ke 5 kalinya kalau gak salah saya menemukan dan sukses, berikut dilangkah ke 7 saya jelaskan. 

Copy kode namun jangan langsung kedalam Gadget ataupun kedalam edit HTML templat kita harus sedikit memodifikasi supaya bisa simpan didalam edit HTML templat, bila langkah ini tidak dilakukan maka kode iklan tidak bisa disimpan dalam edit HTML templat, silahkan copy kode tadi ke notepad / notepad++ dulu rubah kode pembuka <script> menjadi <script type=’text/javascript’>//<![CDATA[  rubah kode penutup </script> menjadi //]]></script> dan untuk yang lainnya tidak ada yang dirubah, hasilnya akan seperti digambar dibawah ini

Bila sudah dilakukan perubahan silahkan simpan ditemplat edit HTML blogspot ataupun di Gadget HTML blog Anda tunggu sampai 30 menit terkadang bisa lebih cepat iklan akan muncul.

Untuk menambahkan iklan dilain tempat misalnya disidebar atau di header silahkan lakukan lagi langkah-langkahnya dari pertama dengan nama /slot widget iklan yang berbeda 1 slot iklan diperuntukan untuk 1 penempatannya.

Sekian tulisan terkait Cara pasang kode iklan mgid didalam templat blogspot kali ini semoga bermanfaat bagi yang membaca dan utamanya buat saya menjadi catatan keseharian saya untuk saya baca kembali dikemudian hari.